Dinginnya udara malam ini menembus hingga ke kulitku. Padahal aku sudah memakai jaket yang lumayan tebal dan hangat. Tetapi tetap saja dinginnya masih terasa. Aku baru turun dari kereta yang kunaiki. Akhir-akhir ini aku lebih sering pulang malam karena harus menyelesaikan tugas yang menumpuk,padahal aku tak suka menunda-nunda tapi tugas demi tugas selalu diberikan oleh atasanku. Sebenarnya betapa membosankannya hidup seperti ini, tapi ini pilihanku. Kalau saja bukan aku yang dibebankan untuk menjadi tulang punggung keluarga, mungkin aku tak akan bekerja selarut ini. Ayahku sudah meninggal dan akulah anak tertua dari adik-adikku yang masih kecil. Tapi ya sudahlah, tak akan ada habisnya jika selalu mengeluh dan mengeluh.
Aku kembali berjalan dan tiba-tiba pandanganku tertuju pada sosok lelaki yang berdiri di dekat perlintasan kereta. Beberapa malam ini aku memang sering melihatnya yang selalu berdiri di tempat itu. Entah apa yang ia lakukan di sana. Akupun mendekatinya. Terlihat wajahnya yang datar tanpa ekspresi. Entah apa yang ia pikirkan sampai-sampai aku berdiri di dekatnya pun ia tak menoleh sama sekali. Aku langsung pergi meninggalkannya tanpa berbicara sepatah katapun padanya mengingat waktu yang sudah terlalu larut.
* * *
Seperti biasa sekitar pukul 20.00 wib. aku baru sampai di stasiun ini. Butuh waktu sekitar 1/2 jam lagi untuk sampai rumah. Lagi-lagi aku melihat lelaki itu sedang berdiri di tempat yang selalu sama. Kali ini aku memberanikan diri untuk bertanya padanya agar rasa penasaran ini dapat segera hilang. Ku coba berjalan mendekatinya .
"ehemm.."
Akhirnya ia menoleh ke arahku. Tatapan matanya aneh, benar-benar tanpa ekspresi.
"maaf,aku sering kali melihatmu berada disini. Jika boleh tahu,apa yang sedang kau lakukan disini?" ucapku yang berharap ia menjawab pertanyaanku.
Lalu ia menundukan kepalanya sejenak. Bukan untuk mengheningkan cipta melainkan seperti sedang memikirkan sesuatu. Kemudian ia menoleh kembali ke arahku.
"aku hanya sedang menunggu seseorang" ucapnya dan langsung mengalihkan lagi pandangannya.
"menunggu seseorang? siapa? " tanyaku kemudian.
"tunanganku. Sudah beberapa hari ia tak kunjung datang. Ia telah berjanji akan menemuiku."
Aku melihatnya kembali yang masih tanpa ekspresi.
"bersabarlah. Ia pasti datang. Mungkin memang ada alasannya mengapa ia tak kunjung datang." ucapku yang berusaha menyemangatinya.
Aku berpamitan pada lelaki itu untuk segera pergi kembali, khawatir orang rumah menungguku yang sampai saat ini belum juga pulang. Aku berjalan pergi dan meninggalkan stasiun itu.
* * *
Malam ini adalah malam terakhirku lembur. Akhirnya aku bisa bernapas lega. Begitupun dengan sosok lelaki itu yang sudah tak ku lihat lagi semenjak aku berbicara dengannya. Padahal itu pertama kalinya aku beranikan diri untuk bertanya padanya. Aku berdiri cukup lama di tempat lelaki itu biasa berdiri. Tiba-tiba datang seorang petugas menghampiriku yang biasa ku lihat selalu berjaga di stasiun ini.
"selamat malam. Apa yang sedang anda lakukan disini? kenapa tak langsung pulang?" tanya petugas itu yang terlihat bingung.
"malam pak, saya tak sedang apa-apa, hanya saja apa bapak melihat sosok lelaki yang sering berdiri di sini?" tanyaku yang penasaran dengan keberadaan lelaki itu.
"lelaki yang mana? saya lihat hanya ada anda yang selalu berdiri disini setelah turun dari kereta"
"lelaki itu sering berada di tempat ini kok pak, masa bapak tak melihatnya?" tanyaku yang semakin bingung dengan hal ini.
"sungguh, selama saya berjaga malam disini saya tak pernah melihat lelaki yang anda maksud. Sudah dulu ya, saya masih harus bertugas. Segera pulang lah,ini sudah larut malam sekali." ucap petugas itu tersenyum dan berjalan meninggalkanku.
Ini benar-benar di luar logika. Aku masih tak menyangka, padahal lelaki itu selalu berada di stasiun ini. Lalu siapa sosok lelaki yang akhir-akhir ini sering ku lihat dan sempat mengobrol denganku?
Bahkan hal ini masih terus terpikirkan di benakku dan masih menjadi sebuah misteri.
=> Hoho.... >.<
ceritanya segini aja, gaje sih tapi capek juga saya ngetiknya :3
hehe.. :'3
sampai jumpa di cerita selanjutnya yo... \('-')/
(*klo ada inspirasi ^-^